Agen Berita Palu– Suasana haru, bangga, sekaligus penuh khidmat menyelimuti prosesi Wisuda XII Program Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan (STIAP) Palu yang digelar di salah satu hotel di Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu. Dalam momen bersejarah tersebut, sebanyak 104 lulusan resmi dikukuhkan sebagai sarjana, menandai tonggak baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari jajaran senat dan dosen STIAP Palu, keluarga besar para wisudawan, hingga pejabat pemerintahan daerah. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fachruddin D. Yambas. Sementara itu, Walikota Palu diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman.
Pesan Ketua STIAP: Pendidikan Harus Adaptif dengan Perubahan
Dalam sambutannya, Ketua STIAP Palu, Nasir Mangngasing, menegaskan bahwa dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, tidak boleh tertinggal oleh perubahan zaman.
“Kalau zaman berubah, kitapun harus berubah. Perguruan tinggi harus menyiapkan lulusannya agar adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah dinamika global,” tegas Nasir.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai pilar utama keberlangsungan pendidikan tinggi swasta. Menurutnya, STIAP Palu tidak hanya menjadi institusi akademik, tetapi juga kebanggaan masyarakat Palu yang harus senantiasa menjaga kualitas serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Apresiasi Pemerintah Kota: Sarjana Baru, Harapan Baru
Mewakili Walikota Palu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Usman, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang berhasil menyelesaikan pendidikannya.
Menurutnya, kehadiran para sarjana baru di tengah masyarakat merupakan tambahan energi positif untuk kemajuan daerah.
“Para sarjana baru ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, khususnya di Kota Palu,” ujar Usman.

Baca Juga: Polresta Palu Ringkus Pelaku Penikaman Warga Hang Tuah hingga Tewas
Suasana Wisuda: Antara Haru dan Bangga
Prosesi wisuda berlangsung khidmat, dimulai dari sidang senat terbuka luar biasa hingga penyematan gelar akademik kepada para wisudawan. Momen yang paling ditunggu-tunggu, yakni pengumuman lulusan terbaik, juga memberikan nuansa tersendiri bagi acara tersebut.
Di balik megahnya prosesi, suasana haru tampak jelas di wajah para orang tua dan keluarga wisudawan. Air mata bahagia mengalir, bercampur rasa bangga menyaksikan putra-putri mereka resmi menyandang gelar sarjana setelah melalui perjuangan panjang di bangku kuliah.
Wisuda kali ini bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa, melainkan juga simbol lahirnya generasi baru yang siap menghadapi tantangan zaman.





