Agen Berita Palu– Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu kembali melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Pemadaman ini merupakan bagian dari agenda pemeliharaan jaringan listrik yang rutin dilaksanakan demi meningkatkan kualitas layanan, menjaga keandalan pasokan listrik, serta memastikan keselamatan masyarakat.
Mengapa Pemadaman Listrik Dilakukan?
Menurut PLN, pemadaman ini penting dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat terjadi akibat jaringan tua, sambungan yang sudah melemah, maupun kebutuhan penyesuaian kapasitas jaringan. Dengan adanya perawatan berkala, PLN berharap distribusi listrik semakin stabil dan minim gangguan, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.
“Pemeliharaan jaringan adalah investasi pelayanan. Kami memahami ketidaknyamanan akibat pemadaman, namun ini semua untuk kebaikan bersama agar aliran listrik tetap handal dan aman,” tulis PLN dalam keterangan resminya.
Jadwal dan Wilayah Terdampak
Pemadaman listrik hari ini dijadwalkan berlangsung di dua sesi berbeda dengan cakupan wilayah yang cukup luas, meliputi beberapa titik di Kota Palu hingga Kabupaten Donggala.
1. Pemadaman Pertama
📅 Sabtu, 13 September 2025
🕘 Pukul 09:00 – 17:00 WITA
📍 Wilayah terdampak:
-
Kota Palu: Jl. Setia Budi, Jl. Tombolututu, Jl. MH. Tamrin bawah, Jl. S. Parman, Jl. Suprapto, Jl. MT. Haryono, Jl. Dr. Soetomo, Jl. Tadulako, Jl. Otista, Jl. Yojokodi, Jl. Sutoyo, Jl. Lagarutu, Jl. Dayodara, Jl. Dayodara 2, Jl. Meteorologi, dan sekitarnya.
-
Area publik: Palu City Square, Villa Sutan Raja, Kuburan Cina, dan kawasan sekitar.
2. Pemadaman Kedua
📅 Sabtu, 13 September 2025
🕙 Pukul 10:00 – 17:00 WITA
📍 Wilayah terdampak:
-
Kabupaten Donggala: Labuan Salumbone, Dalaka, Lero Tatari, Lero Ngapa, Toaya, Masaingi, Kumbasa, Saloya, Amal, Marana, Kavaya, Enu, Tibo, Kaliburu, Tompe, Kecamatan Sindue, Sindue Tobata, Sindue Tombusabora, Sirenja, Balaesang, Balaesang Tanjung, dan sekitarnya.
-
Tanantovea dan sekitarnya: Kelurahan Baiya, Kompleks Bea Cukai, Kelurahan Pantoloan, Pantoloan Boya, Desa Wombo, Desa Wani, Mako Polairud, Kavatua, Kecamatan Labuan, Labuan SPN, Labuan Panimba, serta kawasan Salumbone hingga Dalaka.
Imbauan untuk Masyarakat

Baca Juga: Longsor Tutup Jalur Trans Sulawesi Akses Palu–Parigi Lumpuh Total
PLN mengimbau masyarakat untuk:
-
Mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop sebelum jadwal pemadaman.
-
Menyiapkan penerangan alternatif seperti lampu darurat atau lilin agar aktivitas tetap berjalan saat malam hari.
-
Mengatur penggunaan peralatan listrik, terutama bagi pelaku usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik, agar tidak terjadi kerugian.
-
Berhati-hati terhadap instalasi listrik pribadi dan segera matikan peralatan elektronik bila listrik padam untuk mencegah kerusakan akibat lonjakan arus saat listrik kembali menyala.
Pemadaman listrik juga berdampak pada sektor usaha, terutama pelaku UMKM, perkantoran, dan pusat perbelanjaan yang membutuhkan pasokan listrik stabil. PLN menyarankan agar pelaku usaha yang memiliki cadangan genset menyiapkannya sejak pagi. Hal ini penting untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, terutama bagi bisnis makanan, percetakan, hingga sektor kesehatan di klinik-klinik kecil.
PLN Siapkan Tim Cepat Tanggap
Selama masa pemadaman, PLN UP3 Palu menyiagakan tim teknis untuk melakukan monitoring dan penyelesaian pekerjaan sesuai target. Jika terjadi gangguan di luar jadwal pemadaman, masyarakat dapat melaporkannya melalui Contact Center PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile.





