Ketua Fraksi PKS Aceh Besar Mursalin Kecam Pencurian Trafo PLN, Serukan Penegakan Hukum Tegas
Agen Berita Palu – Ketua Fraksi PKS Aceh Besar, Mursalin, mengecam keras aksi pencurian trafo PLN yang beberapa waktu terakhir marak terjadi di wilayah Aceh Besar. Menurutnya, tindakan kriminal ini tidak hanya merugikan Perusahaan Listrik Negara, tetapi juga menimbulkan gangguan pasokan listrik bagi masyarakat luas.
“Pencurian trafo bukan sekadar mencuri barang, tetapi merusak layanan dasar yang sangat vital. Ini jelas merugikan masyarakat dan ekonomi lokal,” ujar Mursalin dalam keterangan persnya, Kamis (17/12/2025).
Dampak Langsung bagi Warga
Menurut laporan PLN setempat, pencurian trafo mengakibatkan pemadaman listrik bergilir, bahkan di beberapa desa berlangsung hingga berjam-jam. Akibatnya, aktivitas rumah tangga, sekolah, dan usaha mikro ikut terganggu.
Mursalin menekankan bahwa warga yang membayar listrik secara rutin seharusnya tidak dirugikan oleh ulah oknum yang mengambil fasilitas publik untuk kepentingan pribadi.
Seruan Penegakan Hukum Tegas
Ketua Fraksi PKS ini menyerukan agar aparat kepolisian dan pihak berwenang bertindak tegas terhadap pelaku pencurian trafo PLN. Menurutnya, tindakan preventif maupun penindakan hukum harus berjalan selaras untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa.
“Pelaku harus ditindak sesuai hukum. Tidak ada toleransi untuk kriminalitas yang merusak layanan publik,” tegas Mursalin.:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kerja-sama-09122025.jpg)
Baca Juga: Buruh SPN Demo di Gedung Sate Tuntut Kepastian Aturan Pengupahan
Pencegahan dan Pengawasan Infrastruktur
Selain menyoroti penegakan hukum, Mursalin juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan infrastruktur listrik.
Peningkatan patroli dan keamanan di gardu listrik dan trafo.
Penerapan teknologi monitoring, seperti CCTV dan sensor, untuk mendeteksi upaya pencurian sejak dini.
Kerja sama dengan masyarakat lokal melalui program keamanan lingkungan dan pelaporan cepat.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, PLN, aparat keamanan, dan warga merupakan kunci untuk melindungi fasilitas publik dari aksi kriminal.
Ketua Fraksi PKS Dukungan untuk PLN dan Masyarakat
Mursalin menyatakan dukungan penuh kepada PLN dalam memperbaiki kerugian yang ditimbulkan akibat pencurian. Ia menilai, perbaikan fasilitas dan penguatan keamanan harus segera dilakukan agar pasokan listrik kembali normal dan masyarakat tidak mengalami kerugian berkepanjangan.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi publik mengenai dampak negatif pencurian fasilitas listrik, termasuk risiko hukum dan keamanan.
Penutup
Pencurian trafo PLN di Aceh Besar menjadi perhatian serius, bukan hanya sebagai masalah kriminal, tetapi juga isu pelayanan publik yang vital.




